Day 1 : Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak

#Day1
#Tantanganlevel11
#KelasBunsayIIP
#Membangkitkan FitrahSeksualitas Anak

Kamiiiii...kelompok 1..🤗
Ada saya, Elva..lalu ada bunda @⁨IIP Yeni Mulia⁩, @⁨IIP Sri Susanti⁩, dan tentu saja bunda @⁨HMI Deasy Khld⁩..☺

Assalamualaikum bunda elva, yuni udah baca materinya
Dan ada pertanyaan yg menggelitik
Spt dlm sebuah satuan acara pembelajaran, ada bahasa yg mewakili sebuah tujuan pembelajaran contoh: mahasiswa mampu, mahasiswa dapat, dll. Begitu jg dg pengalaman belajar:  mahasiswa menyimak, menjelaskan kembali, mempraktekkan, dll
Dalam hal fitrah seksualitas ini, yuni ingin tau bahasa apakah yg dpt mewakili "menjelaskan aurat, muhrim, dan ayah menjelaskan ttg sperma kpd anak, dll"

Spt ketika melarang anak untuk manjat meja, kita bisa mengganti kata jangan dg menggunakan kata: nak, meja itu untuk belajar, bukan untuk dipanjat.

Tp ketika bicara sesuatu ttg fitrah seksualitas, kreatifitas berbahasa jd mandeg

Makasi sblmnya mba 😊
[5/1 20:46] ‪+62 813-6343-8007‬: Ijin bertanya kk.. Di bagian akhir, kl sdh lebih 14 th, itu bukan anak2 lagi... Bagaimana kl ternyata diusia 14 th keatas fitrah seksualnya belum berkembang baik?.. Mksh
[5/1 20:47] ‪+62 852-7745-2667‬: Apa yang dilakukan oleh orang tua yang single parent ketika menumbuhkan fitrah seksualitas anak?
[5/1 20:49] HMI Deasy Khld: Menurut Framework Fitrah Based Education semua tahap yg terlewat harus diulang meskipun anak sudah diusia atas.

Artinya tahapannya diulang dari awal, kecuali proses menyusui nya.
[5/1 20:52] HMI Deasy Khld: Sama seperti Rasulullah yg saat itu sudah yatim.
Maka tetap harus di hadirkan sosok ibu dan sosok ayah.

Misal ayah sudah meninggal maka peran ayah harus dilakukan oleh keluarga Laki2 yg lain. Boleh paman nya, boleh kakeknya, atau juga nyantri di rumah keluarga yg baik, yg penuh peran kedua orang tuanya
[5/1 20:54] ‪+62 813-6377-6200‬: Berarti komprod jg sm keluarga laki2 yang lain ya bun?
[5/1 20:58] HMI Deasy Khld: Idealnya begitu Bun,
Sama seperti Rasulullah meskipun lahir dalam kondisi yatim namun sampai usia dini mendapatkan peran kedua orang tua utuh dari Halimah tuk Sadiah dan suaminya, dan meskipun sudah yatim piatu setelah usia dini tetap pengasuhan penuh didapatkan melalui kakek dan paman rasul bersama Ummu Aiman
[5/1 21:01] ‪+62 813-6343-8007‬: Berarti tugas orangtua blm selesai ya, meski anak sdh berusia di atas 14 th, tp fitrah seksualitasnya blm berkembang baik? Makasih penjelasannya mba
[5/1 21:05] HMI Deasy Khld: Begitulah Bun. Karena sejatinya tugas ortu adalah mengantarkan anak2 hingga Aqil dan Baliq bukan hanya Baliq namun belum Aqil.
[5/1 21:15] HMI Deasy Khld: Jazakillah bunda Sri,

Saya izin  menambahkan Bun,

Sepemahaman saya karena istilah aurat dan muhrim adalah bahasa Qur'an maka sampaikanlah sesuai langsung dari sumbernya yaitu Al Qur'an.

Lalu jelaskan juga dengan menggunakan bahasa Science.

Karena untuk hal yg sifatnya larangan Al Qur'an tegas menggunakan kata Larangan Bun.
[5/1 21:25] HMI Deasy Khld: *Perangi LGBT dengan Pendidikan Fitrah*

By: Ustadz Harry Santosa

Memerangi LGBT yang paling efektif adalah mengagendakan dengan serius dan sungguh sungguh pendidikan fitrah khususnya fitrah keimanan, fitrah seksualitas & fitrah individualitas di rumah & di sekolah.

Terlalu melelahkan menghadapi argumentasi dan debat para pemuja hawa nafsu dan orang orang yang putus asa itu. Jiwa mereka gelisah dan tak tenang karena hawa nafsu mengendalikan akal sehat dan nurani. Sekelas Nabi Luth AS saja kewalahan bahkan istrinya pun terseret mendukung kaum Sodom.

Kaum Sodom modern bahkan kini didukung bangsa Kera yang selalu menyibukkan ummat dengan masalah, sehingga kita sering lalai menjaga halaman belakang Ummat, yaitu rumah dan keluarga. Kita seringkali hebat menjadi ahli debat dan tabib kebiadaban, namun sangat lemah ketika harus menjadi ahli hikmat dan arsitek peradaban.

Apa maknanya? Cahayakan rumah kita dengan Kitabullah, kokohkan proses pendidikan di rumah kita. Bimbinglah potensi fitrah tiap anggota keluarga hingga sempurna, terutama dimulai dari fitrah ayah dn fitrah ibu.

Ingat bahwa pendidikan bukan tentang persekolahan dan pengajaran skill & knowledge, karena keduanya itu kini mudah diperoleh di dunia maya dan dimana saja. Pendidikan bukan tentang mencetak human thinking dan human doing, tetapi harus membangkitkan human being (insan kamil), manusia yang seluruh aspek fitrahnya tumbuh paripurna sesuai tahapannya.

Jadi pendidikan adalah tentang merawat, membangkitkan, menumbuhkan dan mengokohkan semua aspek fitrah anak anak kita termasuk fitrah kita sendiri sebagai orangtua lalu memandunya dengan Kitabullah agar sempurna, indah dan berbahagia.

Fitrah seksualitas ditumbuhkan dengan kehadiran ayah ibu secara utuh sejak lahir sampai aqilbaligh, namun itu saja tak cukup. Beberapa anak yang normal fitrah seksualitasnya bisa saja terpengaruh LGBT melalui pelecehan, lingkungan dll karena fitrah individualitas dan sosialitasnya tak tumbuh baik.

Tiada pilihan, Orangtua dan Sekolah memang harus berubah dari paradigma dan praktek pendidikan yang memberhalakan basis akademis (persekolahan) kepada pendidikan berbasis potensi fitrah menuju peradaban yang adil dan beradab (tarbiyah hadhoriyah).

Tanpa fitrah yang tumbuh hebat maka mustahil bangkit manusia yang beradab. Penyimpangan fitrah hanya melahirkan generasi yang tidak beradab alias biadab sebagaimana para pengusung penyimpangan fitrah seksualitas.

Salam Pendidikan Peradaban

#FBE
#fitrahseksualitas
#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah
[5/1 21:45] Elva Citra Sari: Mari kita persiapkan sedini mungkin anak2 yang tuntas fitrah seksualitas dan faham peran gendernya..yang insyaallah akan mengantarkan peran peradaban sebagai seorang mukmin/mukminat..

Mari kita tutup dengan lafaz Hamdallah..😊

Komentar

Postingan Populer

Juma Lau, Tempat Wisata Asri Dekat dari Medan

Let's Read, Menumbuhkan minat baca dengan menyenangkan.

Tentang Olfactory dan Gustatory