Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

I Love Math : Belajar strategi penjualan dengan berfikir logis dan kreatif

Gambar
#tantangan6 #ilovemath #kelasbunsayiip Mengajarkan konsep logis matematik kepada anak yang suka bereksperimen seperti Ghaza adalah dengan memperbanyak turun langsung falam aktivitas yang dia ikuti. Kegiatan pembelajaran logis matematis kali ini adalah Market Day di sekolah Ghaza. Bahan dagangan yang dijual Ghaza adalah Spagetti yang saya buat dan Teh Kotak yang awalnya adalah minuman untuk kami di rumah. Ketika membantu mengepak barang, dan menjelaskan bahwa barang dagangan yang dijual memiliki harga pokok produksi dan harga pokok penjualan. Lalu, saya menyebutkan nilainya. Setelah mengetahui jumlah harga pokok produksi dan harga pokok penjualan barang yang akan dia jual, saya bertanya kepada Ghaza berapa harga jual yang akan akan dia tetapkan. Lalu Ghaza menyebutkan angkanya, kami menyepakatinya. Setelah menjajakan dagangan beberapa saat, spagettinya ludes dibeli teman-teman, hanya tek kotak yang masih bersisa. Ghaza kemudian mengambil inisiatif menurunkan harga jual t

I Love Math : Menggambar dan Memahami konsep

Gambar
#day4 #tantangan6 #ilovemath #kelasbunsay Ghaza mendapat tugas membuat PETA INDONESIA. Saya fikir, hal ini bisa saya gunakan untuk mengajak anak-anak menemukan matematika di sekitar mereka dan berfikir logis dalam menyelesaikan tantangan yang kali ini berasal dari guru Ghaza. Ketika akan membuat Peta Indonesia tersebut ada beberapa tahap kegiatan yang kami lakukan, yakni : 1. Mempersiapkan alat dan bahan seperti buku altlas Indonseia sebagai rujukan Ghaza dalam menggambar, karton manila, alat tulis. 2. Melihat dan membaca keterangan dalam buku atlas. 3. Memperkenalkan skala. 4. Menggambar peta Indonesia dengan menggunakan skala. 5. Membuat peta dengan menggunakan pinsil hingga selesai. Tahapan diatas kami lakukan agar anak-anak terbuasa berfikir secara logis matematis, belajar memperhitungkan, memprediksi dan melihat hasil. Tujuan lainnya adalah agar anak-anak belajar berfikir secara terstruktur untuk menyelesaikan tugas yang mereka hadapi. Selamat menikmati pelajaran

I Love Math : membuat contoh aktivitas belajar sesuai gaya belajar anak

Gambar
#day3 #tantangan6 #ilovemath #kelasbunsayiip Postingan tugas kali ini adalah postingan tentabg PR saya dalam membersamai latihan berfikir logis matematis anak-anak saya. Hal lain yang akan saya kembangkan selanjutnya adalah menemukan matematikan di sekitar saya dan anak-anak dan hal tersebut akan saya amati kesesuaiannya terhadap gaya belajar Ghaza dan Hilmi. Dari Pengamatan selama ini, Ghaza sulung saya yang sekarang duduk di kelas 5 SD memiliki gaya belajar VISUAL SPASIAL yang berpadu dengan gaya belajar percobaan. Sementara Hilmi, adik Ghaza yang saat ini duduk di kelas 2 SD memiliki gaya belajar perpaduan KINESTETIK dan AUDITORI. Dalam mengembangkan konsep menemukan matematika disekitar kita, berfikir logis matematis yang sesuai dengan gaya belajar anak-anak, saya menggunakan buku Bunda Sayang dan buku Deteksi Minat Bakat Anak sesuai Gaya Belajar. Saya berharap kedua buku ini bisa saya pergunakan secara tepat dalam membersamai anak-anak.

I Love Math : Membeli buku dengan uang sendiri.

Gambar
#day2 #tantangan6 #ilovemath #kelasbunsayiip Setelah menyelesaikan agenda menemani umi seharian. Ghaza dan Hilmi menagih janji umi agar menemani mereka ke toko buku dan membeli buku. Mereka mengajukan pertanyaan, "pakai uang sendiri, Mi?", "oh tentu"..kalian bisa membeli 1 buku dengan harga yang masuk diakal. "Sebuah buku dilihat dari manfaat dan harganya ya nak"..seperti begitu saya sampaikan kepada anak-anak, walau pun menggunakan uang sendiri. Setelah mimilih buku, anak-anak mengajukan kepada saya, kami berdiskusi panjang. Ada yang cemberut karena tidak diizinkan dan KALAH ARGUMENTATIF dengan uminya tentang kualitas buku, tapi tidak apa nak, nanti perlahan kalian belajar artinya efektif, efisien dan berdaya guna. Ghaza mau beli mainan umi..murah kok satu saja..Ghaza nego ke saya.. Maaf nak kita hanya beli buku janjinya tidak beli mainan..walau pun murah tujuan kita tidak beli mainan. Walau sedikit manyun tapi kami tetap pada tujuan awal ke

Tantangan6 : I Love Math

Gambar
#day1 #tantangan6 #ilovemath #kelasbunsayiip Membuat aktivitas yang akan membiasakan dan mendorong  Ghaza dan Hilmi menyukai berhitung menjadi tantangan sendiri bagi saya. Khusus tantangan kali ini saya ingin sekali menemukan aktivitas edukasi yang sesuai dengan gaya belajar anak-anak saya. Mengulang materi gaya belajar anak, saya ingin memastikan apakah anak-anak nyaman dengan aktivitas mereka. Ghaza memiliki gaya belajar Visual Spasial sementara Hilmi Kinestetik dan Auditori. Aktivitas yang saya lakukan pertama adalah : 1. Ghaza yang sedang melakukan murajaah surah pendek saya ajak berfikir bagaimana melakukan penghafalan ayat yang memudahkan buat dia. Dia membaginya atas ayat yang dia bisa, sehingga bisa selesai dalam jangka waktu berapa lama. Saya ingin mengajarkan juga Ghaza menyelesaikan tugas yang dia buat sesuai target yang dirancangnya sendiri. 2. Sebagai anak visual, Ghaza juga akan semakin sering berlatih membuat peta konsep. Peta ini membuat Ghaza terbiasa

Cemilan I Love Math

Cemilan Rabu ๐Ÿน๐Ÿง๐Ÿฆ๐Ÿจ๐Ÿฉ๐Ÿฉ๐Ÿญ๐Ÿฌ๐Ÿซ๐Ÿฎ๐Ÿ˜ ✨Manfaat Belajar Matematika Untuk Anak-anak Dan Dewasa Banyak orang tidak suka belajar matematika. Sulit, begitulah alasannya. Soal-soal di buku matematika tidak berhubungan dengan problem di kehidupan nyata. Begitu alasan lainnya. Belajar matematika sebenarnya mendatangkan banyak manfaat dan keuntungan. Apa saja? ๐ŸŒธSimak di bawah ini: ๐Ÿ”นPola Pikir Yang Sistematis Dengan mempelajari matematika, kita terbantu berpikir sistematis karena kita jadi terbiasa berhitung & menimbang. Secara tidak sadar kita telah melatih otak terbiasa berpikir secara runut sehingga mudah dalam mengorganisasi sesuatu. ๐Ÿ”นLogika berpikir Lebih Berkembang Semua bahasan matematika yg kita pelajari mencakup atau mencerminkan kemampuan berpikir logis. Kita dilatih untuk tidak bersandar pada asumsi dan praduga. Semua kesimpulan harus kita hasilkan melalui penghitungan yang tepat & pembuktian yang logis. ๐Ÿ”นTerlatih Berhitung Semua orang pasti membutuhkan kem

I Love Math

#Tantangan6 #ilovemath #kelasbunsayiip _Institut Ibu Profesional_ _Kelas Bunda Sayang sesi #6_ *MENSTIMULUS  MATEMATIKA LOGIS  PADA ANAK* Semua anak lahir cerdas, masing-masing diberikan potensi dan keunikan yang menjadi jalan mereka untuk cerdas di bidangnya masing-masing.  Dua macam kecerdasan dasar yang memicu munculnya kecerdasan yang lain adalah kecerdasan bahasa dan kecerdasan matematis logis. Dimana di  dua kecerdasan ini banyak orangtua yang salah menstimulus, tidak paham tujuannya untuk apa, ingin anak-anaknya segera cepat menguasai dua hal tersebut, sehingga banyak diantara anak-anak BISA menguasai dua kecerdasan tersebut tetapi mereka TIDAK SUKA.  Sebagaimana kita ketahui di materi sebelumnya bahwa " *Membuat anak BISA itu mudah, membuatnya SUKA baru tantangan* " *MATEMATIKA LOGIS* Pada dasarnya setiap anak dianugerahi kecerdasan matematika logis. Gardner mendefinisikan kecerdasan matematis logis sebagai _kemampuan penalaran ilmiah, perhitungan secar

Aliran rasa nateri 5 : Membangun Keluarga Literasi.

Gambar
"Umi boleh ga tetap menempelkan daun di pohon literasi?". "Umi, Ghaza mau ke toko buku aja, ke Monas dulu sudah pernah, mau beli buku aja.." Senang sekali kalau mengenang hal ini. Anak-anak saya sudah semakin termotivasi membaca. Tantangan dari kelas bunda sayang kali ini sangat kami syukuri bersama. Kami lebih terstruktur untuk membaca buku dan melakukan kegiatan yang berbeda dari sekedar membaca. Dari pemahaman kegiatan literasi yang saya dapatkan di materi ke 5 kelas bunda sayang ini, saya dan keluarga menjadikannya bahan untuk mengembangkan berbagai aktivitas. Membaca, menulis, mendengarkan ketika kami saling menceritakan isi buku, belajar menyampaikan isi buku, membuat percobaan bahkan mengevaluasi isi buku walau pun saat ini hanya sekedar membandingkan isi buku, atau sekedar mendengar anak-anak bercerita bukunya menarik, mereka suka buku yang seperti apa. Kegiatan membeli buku pun semakin terarah, Ghaza dan Hilmi berlatih memperhitungkan harga buku