Postingan

Tumbuh Sesuai Fitrah (2)

Gambar
  Zona Growth di Hexagon City masih berlanjut. Setelah membahas personal growth mindset , minggu ini kami akan akan beralih melaporkan Hexagon City Growth Mindset . Hexagon City Growth Mindset dimulai dengan refleksi peran kami di co housing, lalu di cluster dan karena saat ini saya sebagai Sekjen Hexagon City, maka saya juga akan melakukan refleksi sebagai Sekjen Hexagon City . Refleksi Growth Mindset di Co Housing Maudi sebagai Tim Editor. Refleksi Growth Mindset di Cluster  Balance sebagai Ambassador. Refleksi Growth Mindset di Hexagon City sebagai Sekretaris Jendral.

Tumbuh sesuai Fitrah

Gambar
Z ona G atau Zona Growth . Pada zona ini Ibu Septi Peni Wulandani mengulas materi tentang Growth Mindset dan Fixed Mindset . Growth mindset :   pola pikir yang selalu berkembang, kesuksesan dapat diraih dengan latihan dan kerja keras.  Beberapa indikator yang dapat kita lihat dari Growth Mindset ini antara lain : Selalu berani mencoba hal baru.  Usaha pada apa yang dilakukan (fokus pada proses dan usaha).  Berani mengambil resiko, keluar dari zona nyaman, tidak takut gagal (jika gagal tahu  bangkit).  Lawan dari Growth Mindset adalah  fixed mindset  yaitu orang yang memiliki anggapan bahwa  kesuksesan adalah dari bakat dan kecerdasan bawaan.  Fixed Mindset ini ditandai dengan indikator : Selalu merasa puas dengan kondisi/bakat yang dimiliki. Tidak suka belajar hal baru.  Bangga dengan bakat alami, tidak tahu rasanya usaha dan kerja keras.  Takut gagal, memilih zona nyaman/diam. Saat memasuki zona ini, saya berpikir bahwa zona ini membuka peluang untuk melakukan refleksi diri dan ref

Menguji Agility

Gambar
K ali ini di Hexagon City kami diperkenalkan dengan Agility. Yang saya pahami Agility berarti ketangkasan, kelincahan, kegesitan dan kecerdasan. Lebih jauh tentang Agility bisa dilihat klik ini . Jurnal di Zona Agility ini bukan saja kami lakukan secara personal dan co housing yang sama, namun juga satu cluster. Saya saat ini tergabung dalam co housing Maudi (Manajemen Waktu dan Diri-2), kami terdiri dari 10 orang ibu. Nama cluster tempat saya bergabung adalah cluster Balance, total Hexagonia yang tergabung didalamnya sebanyak 75 orang. Pada zona Agility, hal pertama yang harus disadari adalah kondisi personal saya sebagai Hexagonia, saya mencoba menarik benang merah dari karakter yang ingin saya latih selama beraktivitas di Hexagon City. Karakter tersebut adalah Efisiensi . Efisiensi yang saya latih adalah bagaimana saya mampu menyelesaikan tugas dengan tepat, cermat dan berdaya guna. Sebagai tim Editing maka saya segera mempelajari bagaimana menjadi editor, apa saja pembagian tugasny

Memahami Self Awareness untuk Mengenali Diri Sendiri.

Gambar
Hai teman-teman, kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya mengikuti sesi mentorship di Hexagon City. Hexagon City adalah kota virtual yang dibentuk oleh Institut Ibu Profesional sebagai kelas Bunda Produktif Batch 1. Salah satu cara belajar saya adalah dengan mengikuti sesi mentorship tentang Self Awareness. Awalnya niat saya sesi mentorship ini sebagai bahan pertimbangan saya memberikan masukan bagian manajemen emosi dalam buku Tuntas Manajemen Diri (TASMARI) di Co Housing Maudi , dimana saya bergabung saat ini. Lalu saya pun mendaftarkan diri menjadi mentee kepada mba Ria . Sebelum sesi mentorship menggunakan zoom meeting, mba Ria memberikan bahan bacaan kepada saya. Dari membaca bahan ini, saya menemukan pencerahan, ternyata kebutuhan belajar saya lebih dari sekedar memberikan pertimbangan isi buku yang akan kami tulis bersama, saya benar-benar membutuhkan sesi mentorship ini sebagai cara mengenali diri saya lebih baik. Saya ingin memiliki kesadaran penuh atas diri sa

ASUS ExpertBook P2451, laptop canggih yang membuat hidup semakin produktif.

Gambar
P andemi menuntut kita untuk berubah. Mungkin tidak pernah terbayangkan saat produktivitas kita sangat tergantung dengan kecanggihan dunia digital yang bisa kita akses. Akses dunia digital yang kita lakukan tentu tidak terlepas dari perangkat elektronik yang kita miliki. Sebagai seorang ibu yang aktif di beberapa komunitas, produktivitas saya sangat erat kaitannya dengan perlengkapan elektronik, salah satunya laptop. Saya senang menggunakan laptop dalam keseharian aktivitas saya karena beberapa alasan yakni tetap nyaman digunakan untuk bekerja baik menulis di blog saya,  membuat disain sederhana,  mendesain  aktivitas , mengatur manajemen organisasi yang saya ikuti. Saat ini saya sedang mengikuti kelas Bunda Produktif di salah satu komunitas yang mengharuskan saya meng- upgrade diri terhadap pemanfaatan teknologi dalam aktivitas yang saya jalani. Saya berupaya agar mobilitas saya yang terbatas karena pandemi tidak  menghambat produktivitas yang bisa saya lakukan, begitu pun dengan dam

Melestarikan Budaya Sumatera Utara dari Sudut Kafe Baca

Gambar
P andemi masih kita rasakan sampai saat ini. Kegiatan di luar rumah yang biasa dan bisa kita lakukan menjadi terbatas. Begitu pun dengan kegiatan anak-anak kami. Namun, setelah mempersiapkan kegiatan mengenal budaya melayu yang kami kemas dalam rangkaian The Journey of Malay , memastikan semua kegiatan bisa dilakukan sesuai protokol kesehatan, salah satu kegiatan mengenal budaya melayu ini kami lakukan bersama Kafe Baca . The Journey of Malay  merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan 10 anak-anak selama pandemi, kegiatan anak-anak kami ini berlangsung kurang lebih 1 bulan untuk membahas dan mempraktekkan apa yang bisa dilakukan dalam melestarikan budaya melayu. Setiap Selasa dan Kamis anak-anak membahas tentang teori mengenal budaya melayu, lalu setiap Sabtu anak-anak melakukan kegiatan bersama, dimulai dengan berbalas pantun, memasak masakan tradisional melayu, mengenal bangunan dan sejarah kerajaan melayu di Sumatera Utara dan Indonesia, lalu kami menutup kegiatan dengan berkunj

Memantaskan Diri Menjadi Bunda Produktif

Gambar
S aya berharap proses belajar saya menjadi seorang bunda produktif menjadi sebuah kenyataan bukan sebuah utopia yang tidak bisa saya wujudkan. Di kelas Bunda Produktif - Institut Ibu Profesional saya melatih diri menjadi ibu yang benar-benar produktif, bukan menjadi ibu yang sibuk tidak menentu dan tidak kelihatan hasilnya baik bagi diri sendiri, bagi keluarga maupun masyarakat. Saat ini di kota virtual kami, Hexagon City, proses memantaskan diri menjadi seorang Bunda Produktif sedang konsisten dilakukan. Saya diminta mengukur diri dan mengikuti prosesnya dengan mindfullness, hadir dengan kesadaran diri terhadap proses belajar yang saya pilih sendiri.  Secara sukarela saya berusaha memantaskan diri mengikuti aktivitas Zona X-tra Miles.  Seperti halnya proses belajar dengan kesadaran diri yang dilakukan selama ini di Bunda Produktif, saya diminta untuk melakukan refleksi diri terhadap beberapa hal, yakni; Apakah saya sudah berproses menjadi seorang Bunda Produktif Apakah selama ini saya