Postingan

Mengasah Passion

Gambar
Apa yang terbayang saat berbicara tentang Passion?. Hal yang pertama saya ingat adalah antusiasme, kesungguhan dan tidak kenal menyerah dalam melakukan sesuatu. Passion adalah kosakata dalam Bahasa Inggris yang bermakna gairah. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia menurut KBBI, gairah berarti keinginan atau hasrat atau yang kuat. Saya juga teringat ilmu dan metode tentang Talents Mapping, dalam ilmu tersebut juga bicara bagaimana mengidentifikasi talents dan passion.  Beberapa saat lalu, kelas Bunda Produktif di Institut Ibu Profesional memasuki Zona Passion. Kami para Hexagonia diminta untuk mengaktivasi apa yang menjadi passion kami secara personal. Setelah itu kami juga diminta mendiskusikan Project passion yang akan kami pilih, dan nantinya akan menjadi Passion to Nation yang kami persembahkan bagi Hexagon city dan dunia nyata.Mengaktivasi passionSetelah mempelajari apa yang menjadi minat dan bakat saya dengan menggunakan metode Talents Mapping. Saat ini kami diminta mengaktivasi passi…

PEMILU AMAN DITENGAH PANDEMI

Gambar
Salah satu hak dasar manusia adalah hak untuk bebas berekspresi dan mengeluarkan pendapat. Bentuk penyalurannya antara lain dengan melakukan PEMILU. Namun menyelenggarakan PEMILU ditengah pandemi saya pikir sesuatu hal yang aman untuk dilakukan. Saat ini, di Indonesia terdapat 300.000 lebih yang dinyatakan positif Covid-19. Saya membayangkan tentu sangat sulit jika PEMILU dilaksanakan seperti biasanya. Masa pendaftaran, kampanye dan pelaksanaan PEMILU bisa menjadi kluster baru yang akan menambah jumlah positif Covid-19. Dan pada bulan Desember nanti sebagaian besar daerah di Indonesia akan melaksanakan Pilkada serentak, tentunya hal ini menjadi ancaman besar terjadinya kluster baru Covid-19 di Indonesia.
Namun tidak halnya dengan kami di Hexagon City. Hexagon City kota virtual. Kota ini adalah kota yang di disain khusus bagi Hexagonia, yakni member Ibu Profesional yang mengambil kelas Bunda Produktif.
Semua aktivitas di Hexagon City berbentuk gamifikasi yang dibuat oleh Bund Septi Peni …

Hai, Saya Elva, Ibu Profesional.

Gambar
Saya Elva, saat itu saya istri dan ibu dari 2 orang putra. Satu usia sekolah, satu balita. Saat itu saya pikir saya membutuhkan ilmu parenting yang bisa diterapkan dalam keluarga. saya mendapatkan informasi tentang Ibu Profesional, aktivitas belajar tentang dunia keluarga yang di pelopori ibu Septi Peni Wulandani. Saya mencari tahu ke berbagai orang dan melalui link di dunia maya. Alhamdulillah saya mendapatkan informasi dari salah satu senior saya.
Lalu saya menghubungi ibu Septi, saat itu di Sumatera Utara belum ada Ibu Profesional. Saat itu saya diminta menggabungkan diri ke Provinsi Aceh. Teman-teman disana sudah terlebih dahulu membuat komunitas Ibu Profesional di provinsinya.
Maret 2015, saya dan Yessy Liana Putri, dan alm. Fitri, menginisasi Ibu Profesional di Sumatera Utara, kami sudah berdiri sendiri. Saya sangat bersyukur menemukan guru dan teman belajar.

Acara syukuran pembentukan Ibu Profesional Sumatera Utara kami lakukan secara sederhana

Foto diatas, saat Bunda Septi dan Pak…

Wow, cukup membayar Rp 170.845 kita sudah bisa melakukan naik daya listrik rumah.

Gambar
Pagi itu kami sarapan bersama. Suami saya menyinggung kenaikan daya yang kami butuhkan jika perencanaan menambah fasilitas rumah tangga jadi kami lakukan. Untuk kenaikan daya yang akan kami lakukan tentunya memerlukan biaya yang cukup mahal. Terakhir kami melakukan penambahan naik daya, biaya yang dikenakan sebesar Rp 1.500.000,-
Setelah sarapan pagi selesai kami lakukan, kami mendengar seseorang menyampaikan salam. Suami saya bergegas membuka pintu dan keluar. Saya masih mendengar suami melakukan diskusi dengan tamu tersebut. Tidak berapa lama suami saya masuk dan tamu tadi berlalu. Suami saya lalu menghampiri saya dengan secarik kertas ditangan, "pas sekali, ada diskon kenaikan daya dari PLN", ujar suami saya.
Kami pun antusias membahasnya, termasuk ini resmi tidak sih dari PLN?. Ternyata, kami yang tidak mengetahui program wow ini. 
Program pemberian diskon naik daya ini bukan saja baru dilakukan tahun 2020, pada tahun-tahun sebelumnya PLN juga memberikan diskon sejenis. Khu…

Menjaga Hutan sejak dari rumah.

Gambar
Saat itu langit menghitam, kabut semakin pekat, jarak pandang sudah tidak jelas. Saya masih ingat, tahun 2015 menjadi tahun yang kelam bagi hutan Indonesia. Jika dilihat data kebakaran hutan, pada tahun 2015, Indonesia mengalami kebakaran hutan terparah pada periode 2015 - 2020. Kebakaran hutan pada tahun 2015 mengakibatkan Indonesia kehilangan 2.611.411,44 Ha hutan. Data kebakaran hutan bisa dilihat Luas kebakaran hutan Indonesia.
Kondisi saat itu sungguh sangat menyedihkan, banyak aktivitas yang tidak bisa dilakukan oleh keluarga Indonesia di daerah yang mengalami kebakaran hutan. Kebakaran hutan tahun 2015 juga mengakibatkan beberapa negara tetangga juga terganggu kebersihan udaranya. Kita masih ingat salah satu film kartun anak yang mengangkat cerita tentang Jerebu yang terjadi di negara tetangga dan membuat tokoh di film kartun tersebut tidak bisa bermain dengan teman-temannya. Menyedihkan ya?, benar, itu sangat menyedihkan. Di negara kita hal tersebut benar-benar terjadi, cerita …

Review Buku : Stop Pikun di Usia Muda

Gambar
Judul Buku   : Stop Pikun di Usia MudaPenulis    : Yuda TuranaPenerbit    : PT Gramedia Pustaka UtamaTahun Terbit : 2013, edisi revisi 2019Halaman   :162 halamanSaat mengunjungi salah satu toko buku bersama anak-anak, saya tertarik membeli buku yang berjudul Stop Pikun di Usia Muda. Buku ini membuat saya penasaran. Sepengetahuan saya, Pikun adalah penyakit yang diderita oleh orang yang sudah mencapai usia lansia (lanjut usia), bukan di usia muda. Buku ini juga mengingatkan saya pada salah seorang adik nenek saya yang mengalami kepikunan. Saya harus menuntaskan rasa penasaran dengan mencari jawabannya.Buku yang ditulis oleh seorang dokter syaraf yang juga merupakan akademisi dan peneliti di Departemen Neurologi FKIK UNIKA Atma Jaya ini, sudah naik cetak dua kali. Dari pengantar buku Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S ini, saya mengetahui memang setiap orang bisa saja lupa, namun seberapa banyak lupa yang masih dikatakan normal?, Hal inilah yang harus diamati. Bahkan ternyata ada juga situasi ot…