Postingan

Feedback Jurnal 4 : Menetapkan Tujuan dengan Metode SMART

Gambar
Pekan ini tugas Bunsal adalah melakukan feedback jurnal ke 4 yakni mengetahui apakah teman-teman tim lainnya telah menetapkan tujuan menggunakan metode SMART dalam menetapkan tujuan tim.  Metode SMART ini bisa teman-teman baca dengan meng-  Klik disini . Pekan ini saya mendapatkan Buddy Mba Rina Suhartini. Beliau berasal dari IP Banyumas Raya. Senang sekali bisa chat langsung dengan beliau. Sebenarnya saya sudah membaca blog beliau saat pengumuman Buddy dilakukan, namun baru bisa menghubungi beliau pada hari Senin untuk memastikan beberapa hal terkait jurnal yang beliau buat sebelum saya memberikan review. Saya sangat senang bisa ngobrol ringan dengan Mba Rina dan berbagi cerita tentang tim. Hal yang sama kami alami adalah teman-teman satu tim masih belum solid dan harus didorong untuk lebih berkontribusi. Pada akhir diskusi kami saling menyemangati dan mendoakan agar tim kami lebih solid dan tetap semangat menjalani tantangan yang ada. Adapun hasil review saya antara lain :

Menetapkan Tujuan Secara SMART

Gambar
M emetakan Sumber Daya Tim secara menyeluruh, itulah yang kami pelajari di jurnal 4 kelas bunda salihah.  Tahapan ini merupakan lanjutan kami mempelajari b agaimana menentukan tujuan dan memetakan sumber daya yang tim kami miliki. Menetapkan Tujuan Menetapkan tujuan merupakan hal penting yang dilakukan oleh pribadi, keluarga, tim, komunitas, organisasi, sehingga akan tergambar arah kemana yang akan dituju, seperti lagu ya, "mau dibawa kemana.." yang auto nyanyi ketahuan seumuran..😄 Dalam perjalanan sebuah tim, menetapkan tujuan berfungsi agar kita mengetahui dan dapat memetakan dengan benar perjalanan bersama tim kita. Jadi  meskipun ada turun naik, berliku, berbelok, eh nyasar kita tetap mengetahui arah tujuan kita. Mengetahui apakah kita tetap berjalan ke arah tujuan yang benar bisa dilakukan dengan ilmu. Kami diperkenalkan dengan metode SMART. Bagi saya pribadi metode ini saya kenali saat saya kuliah dan berorganisasi dahulu. Namun, saya akan mencoba berlatih kembali. Apa

Feedback Jurnal 3 : Memahami Permasalahan KIta (Understanding Your Problem)

Gambar
Saat membuat feedback ini, saya sedang memiliki beban kerja yang maksimal. Beraktivitas pada berbagai komunitas mewajibkan saya memiliki disiplin waktu dan pekerjaan. Namun, ada satu titik hal tersebut tidak bisa diwujudkan, dan itu lah ujiannya. Lalu saya ingat materi jurnal ke 3 yang sudah saya baca sekilas milik mba Inaak dan Tim SeA, ada muatan pengendalian emosi dalam sharing pengetahuan yang dilakukan oleh teman-teman.   Membuka Jurnal mba Inaak sama seperti awalnya saya melihat postingan ibu tentang Questival, ada kejutan didalamnya, ada link di dalam link, jadi kalau baca cepat, kurang efektif dilakukan, karena hayooo ada kejutan yang belum dibaca. Untuk feedback dari saya saat ini antara lain : Saya ingin membaca ulang jurnal mba Inaak bersama Tim SaE, asyik sepertinya, terima kasih mba..

Menyelami permasalahan kita, understanding your problem

Gambar
M enyelami permasalahan kita atau understanding your problem tentu hal yang sangat menarik untuk didiskusikan.  Saat bertemu masalah biasanya kita buru-buru atau bingung cari solusi. Sebenarnya yang harus dilakukan adalah jangan terburu-buru membuat aksi, kalau kita tidak memahami masalah kita secara mendalam. Di perkuliahan Bunda Salihah kami diajarkan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk memahami masalah antara lain : Love your problem, mencintai masalahmu, dengan memahami, tidak sekedar tau dipermukaan. Diterima masalahnya, dipahami dengan menyelam sampai dalam, kemudian digali terus, akarnya dimana? Di awal perkuliahan Bunda Salihah, kami diminta melakukan pencarian masalah sendirian, sekarang kami diminta melakukannya bersama tim. Tujuannyam agar setelah melakukan pencarian masalah bersama team maka problem suistanablenya/keberlanjutannya akan beda. Saya memiliki  Problem Statement  seperti ini, jika teman-teman mau melihat silahkan berkunjung yah.. Saya dan beberapa

Review Materi 2 : Membangun tim yang solid

Gambar
T ugas pada pekan ini adalah membuat review dari tugas membangun tim yang solid. Dari sistem saya mengetahui bahwa buddy saya kali ini adalah mba Gina dari IP Jakarta. Ada satu kebiasaan yang saya latih dalam manajemen aktivitas saat ini, yakni tidak menunda kegiatan disaat senggang. Setelah mendapatkan nama buddy dari sistem, saya langsung menghubungi mba Gina, saya khawatir terlewat mengetahui apa yang dialami mba Gina jika saya menunda perkenalan kami. Alhamdulillah beliau berhasil saya hubungi, kami berkenalan dan bertegur sapa. Namun, kemudian terhenti dalam hal melihat review. Saya kembali menghubungi mba Gina pada Senin/2 Agustus 2021 untuk menanyakan jurnal.  Problem statement mba Gina adalah melakukan pengolahan sampah di sekitar lingkungan mereka. Saya pikir topik yang menarik memang untuk dicari solusinya, karena sampah senantiasa menjadi keseharian kita. Dari jurnal yang telah dishare mba Gina saya mengetahui cerita yang dialami mba Gina dalam mencari tim. Beliau sebelumnya

Membangun Tim Yang Solid

Gambar
  Membangun sebuah tim memiliki tantangan tersendiri, apalagi tim yang akan diajak bergelut dengan masalah. Pada materi kedua Kelas Bunda Salihah - Ibu Pembaharu, membangun tim yang solid menjadi langkah selanjutnya. Setelah melakukan refleksi, mengindentifikasi masalah, lalu membuat problem statement dan mengetahui apa sebenarnya yang menjadi akar masalah. Tahapan selanjutnya dan penting untuk dilakukan adalah membangun tim yang akan membuat solusi secara bersama-sama. Saat mendengarkan Ibu Septi, saya tertarik dengan penyampaian " jika kita memiliki masalah pribadi, jangan hanya disimpan sendiri, coba temukan orang lain yang memiliki masalah yang sama, lalu ajak menjadi tim untuk menyelesaikan masalah tersebut secara bersama-sama ." Keren ga tuh, kalau orang suka bilang ya, jangan cari masalah, eh ini malah yuk cari masalahnya, tapi tentu saja untuk diselesaikan. Kenapa demikian, karena tidak jarang masalah yang di pendam sendiri malah membuat kita blunder, mmmbuuuleeet, mu

Feedback Ibu Pembaharu

Gambar
  . .Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang- orang yang beriman." (QS : Adz Dzariyat ayat 55)..   Saya juga menyakini apa yang agama saya perintahkan untuk saling menasihati : Sesungguhnya tidak ada yang akan merugi selama seseorang itu beriman, mengerjakan amal shaleh dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan menasihati dalam kesabaran. Pembelajaran berikutnya di Kelas Ibu Pembaharu adalah melakukan feedback. Feedback atau memberikan umpan balik kepada buddy yang telah ditunjuk berdasarkan sistem di kelas ini saya anggap sebagai upaya belajar bersama dan proses saling mengingatkan untuk bisa mengetahui masalah apa yang sedang kami hadapi. Selain landasan diatas, di kelas Ibu Pembaharu kami diminta melakukan review dari proses memberikan feedback berdasarkan metode Problem Based Learning (PBL). Nah, apa sih PBL itu?, selama ini mungkin yang kita gunakan adalah Traditional Learning  terhadap sebuah masalah. Saat menc