Postingan

Feedback Jurnal 3 : Memahami Permasalahan KIta (Understanding Your Problem)

Gambar
Saat membuat feedback ini, saya sedang memiliki beban kerja yang maksimal. Beraktivitas pada berbagai komunitas mewajibkan saya memiliki disiplin waktu dan pekerjaan. Namun, ada satu titik hal tersebut tidak bisa diwujudkan, dan itu lah ujiannya. Lalu saya ingat materi jurnal ke 3 yang sudah saya baca sekilas milik mba Inaak dan Tim SeA, ada muatan pengendalian emosi dalam sharing pengetahuan yang dilakukan oleh teman-teman.   Membuka Jurnal mba Inaak sama seperti awalnya saya melihat postingan ibu tentang Questival, ada kejutan didalamnya, ada link di dalam link, jadi kalau baca cepat, kurang efektif dilakukan, karena hayooo ada kejutan yang belum dibaca. Untuk feedback dari saya saat ini antara lain : Saya ingin membaca ulang jurnal mba Inaak bersama Tim SaE, asyik sepertinya, terima kasih mba..

Menyelami permasalahan kita, understanding your problem

Gambar
M enyelami permasalahan kita atau understanding your problem tentu hal yang sangat menarik untuk didiskusikan.  Saat bertemu masalah biasanya kita buru-buru atau bingung cari solusi. Sebenarnya yang harus dilakukan adalah jangan terburu-buru membuat aksi, kalau kita tidak memahami masalah kita secara mendalam. Di perkuliahan Bunda Salihah kami diajarkan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk memahami masalah antara lain : Love your problem, mencintai masalahmu, dengan memahami, tidak sekedar tau dipermukaan. Diterima masalahnya, dipahami dengan menyelam sampai dalam, kemudian digali terus, akarnya dimana? Di awal perkuliahan Bunda Salihah, kami diminta melakukan pencarian masalah sendirian, sekarang kami diminta melakukannya bersama tim. Tujuannyam agar setelah melakukan pencarian masalah bersama team maka problem suistanablenya/keberlanjutannya akan beda. Saya memiliki  Problem Statement  seperti ini, jika teman-teman mau melihat silahkan berkunjung yah.. Saya...

Review Materi 2 : Membangun tim yang solid

Gambar
T ugas pada pekan ini adalah membuat review dari tugas membangun tim yang solid. Dari sistem saya mengetahui bahwa buddy saya kali ini adalah mba Gina dari IP Jakarta. Ada satu kebiasaan yang saya latih dalam manajemen aktivitas saat ini, yakni tidak menunda kegiatan disaat senggang. Setelah mendapatkan nama buddy dari sistem, saya langsung menghubungi mba Gina, saya khawatir terlewat mengetahui apa yang dialami mba Gina jika saya menunda perkenalan kami. Alhamdulillah beliau berhasil saya hubungi, kami berkenalan dan bertegur sapa. Namun, kemudian terhenti dalam hal melihat review. Saya kembali menghubungi mba Gina pada Senin/2 Agustus 2021 untuk menanyakan jurnal.  Problem statement mba Gina adalah melakukan pengolahan sampah di sekitar lingkungan mereka. Saya pikir topik yang menarik memang untuk dicari solusinya, karena sampah senantiasa menjadi keseharian kita. Dari jurnal yang telah dishare mba Gina saya mengetahui cerita yang dialami mba Gina dalam mencari tim. Beliau sebelu...

Membangun Tim Yang Solid

Gambar
  Membangun sebuah tim memiliki tantangan tersendiri, apalagi tim yang akan diajak bergelut dengan masalah. Pada materi kedua Kelas Bunda Salihah - Ibu Pembaharu, membangun tim yang solid menjadi langkah selanjutnya. Setelah melakukan refleksi, mengindentifikasi masalah, lalu membuat problem statement dan mengetahui apa sebenarnya yang menjadi akar masalah. Tahapan selanjutnya dan penting untuk dilakukan adalah membangun tim yang akan membuat solusi secara bersama-sama. Saat mendengarkan Ibu Septi, saya tertarik dengan penyampaian " jika kita memiliki masalah pribadi, jangan hanya disimpan sendiri, coba temukan orang lain yang memiliki masalah yang sama, lalu ajak menjadi tim untuk menyelesaikan masalah tersebut secara bersama-sama ." Keren ga tuh, kalau orang suka bilang ya, jangan cari masalah, eh ini malah yuk cari masalahnya, tapi tentu saja untuk diselesaikan. Kenapa demikian, karena tidak jarang masalah yang di pendam sendiri malah membuat kita blunder, mmmbuuuleeet, mu...

Feedback Ibu Pembaharu

Gambar
  . .Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang- orang yang beriman." (QS : Adz Dzariyat ayat 55)..   Saya juga menyakini apa yang agama saya perintahkan untuk saling menasihati : Sesungguhnya tidak ada yang akan merugi selama seseorang itu beriman, mengerjakan amal shaleh dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan menasihati dalam kesabaran. Pembelajaran berikutnya di Kelas Ibu Pembaharu adalah melakukan feedback. Feedback atau memberikan umpan balik kepada buddy yang telah ditunjuk berdasarkan sistem di kelas ini saya anggap sebagai upaya belajar bersama dan proses saling mengingatkan untuk bisa mengetahui masalah apa yang sedang kami hadapi. Selain landasan diatas, di kelas Ibu Pembaharu kami diminta melakukan review dari proses memberikan feedback berdasarkan metode Problem Based Learning (PBL). Nah, apa sih PBL itu?, selama ini mungkin yang kita gunakan adalah Traditional Learning  terhadap sebuah masalah. ...

Jurnal Ibu Pembaharu - Indentifikasi Masalah

Gambar
Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. Q.S - Al-Insyirah : 5-6   Apa hal yang biasanya dihindari oleh setiap orang?, yups tentu saja MASALAH. Namun, berbeda saat memasuki tantangan perdana di kelas Bunda Shalihah - Institut Ibu Profesional, jika ingin merubah diri menjadi Ibu Pembaharu, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari masalah. Saat sesi live, founding mother, ibu Septi Peni Wulandani telah memaparkan bagaimana melakukan identifikasi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Teman-teman sebelumnya silahkan membaca  Ibu-pembaharu-dari-rumah-untuk-dunia  ya. Saat Ibu Septi memaparkan tentang teknik Identifikasi Masalah dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA ) yang biasa digunakan dalam perusahaan, saya termotivasi untuk mencari informasi lebih lanjut tentang teknik ini. Saya memang menyukai manajemen, dan konsentrasi saya saat di kelas Bunda Produktif juga berkaitan manajemen wak...

Ibu Pembaharu, Dari Rumah untuk Dunia.

Gambar
  R abu, 23 Juni 2021. Tepat Pukul 20.00 WIB, Founding Mother Ibu Profesional memberikan kuliah perdana tentang Ibu Pembaharu kepada kami, mahasiswa kelas Bunda Shalihah. Kelas yang merupakan akhir kelas di Institut Ibu Profesional ini saya ikuti bersama 624 mahasiswa lainnya. Selain Ibu Septi Peni Wulandani, Bunda shalihah ini dipandu bersama Mantika yakni Teh Endang Prasdianti, yang dulunya mitra saya di Hexagon City. Teh Dian dibantu beberapa tim formula yang berkarya di belakang layar. Pada kuliah perdana, Kami bisa mengetahui Apa yang akan Kami pelajari. Selama di Kelas Bunda Shalihah, kami akan mempelajari : Tahapan menjadi Inovator Sosial Identifikasi Masalah Membangun Tim Identifikasi Aksi dan menciptakan solusi Kami diingatkan bahwa saat ini merupakan proses belajar:  "It Takes an Ecosystem to raise a changemaker" Saatnya kami memilih BERUBAH atau KALAH. Jika tidak ingin kalah, maka beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu;  mengubah masalah menjadi tantangan,...