Evaluasi Latihan Kemandirian 3

#day4
#latihankemandiriankeluarga
#kelasbunsayiip

Menurunkan standart pencapian.

Hari ini, 28 Februari 2017, saya berdiskusi dengan suami, ditengah upaya kami melakukan beberapa hal pembelajaran kemandirian, kami perlu merevisi standart pencapain latihan kemandirian anak-anak khususnya bangun pagi sendiri.

Setelah melalui 4 hari dengan mendiskusikan tujuan latihan kemandirian, proses yang akan dilakukan, evaluasi hari ke 1-3, anak-anak ternyata belum mampu bangun sendiri.

Hal berbeda kami temui terhadap latihan kemandirian mandi setelah pulang sekolah dan meletakkan barang ditempat semula, ini sudah mengalami perkembangan pesat dan anak-anak bisa melakukan latihan kemandirian ini dengan baik.

Bahkan dengan sangat kreatif anak-anak menambahkan latihan kemandirian lainnya, seperti Ghaza yang terus melatih sikap fokus terhadap beberapa pilihan yang harus dia ambil dalam waktu bersamaan. Pelan-pelan saya mengajarkan arti kata prioritas dan cara melakukan pengambilan keputusan dalam menentukan prioritas terssebut.

Si bungsu Hilmi sudah menambahkan beberapa latihan kemandirian dan bahkan dia berani meminta reward stiker untuk latihan kemandirian tidur cepat, membaca minimal 15 menit dalam sehari dan latihan kemandiran JUJUR.

JUJUR ini hal yang dibuat berdasarkan saran dari Ghaza. Saya fikir menarik ketika anak-anak faham semua standarisasi harus didasari KEJUJURAN terhadap diri sendiri, karena ada Allah SWT yang senantiasa mengawasi amal perbuatan kita.

Insyaallah..berkah atas usaha kalian..

Dan soal bangun pagi..saya fikir saya akan menurunkan standarisasi dari BANGUN SENDIRI menjadi TIDAK TANTRUM JIKA DIBANGUNKAN DI PAGI HARI.

Alhamdulillah..


Komentar

Postingan Populer

Juma Lau, Tempat Wisata Asri Dekat dari Medan

Let's Read, Menumbuhkan minat baca dengan menyenangkan.

Tentang Olfactory dan Gustatory