KONMARI GADGET



Materi belajar saya yang saya ikuti terkait cerdas Literasi Digital adalah Konmari Gadget. Sumber belajar saya kali ini adalah kulwhap relay yang dilaksanakan oleh IP Tangerang Kota. Mengikuti kulwhap ini merupakan kebutuhan bagi saya untuk mengoptimalisasi peran gadget dalam kehidupan saya.

Selama ini saya mengetahui bahwa Konmari adalah teknik dan seni berbenah yang dipelopori oleh seorang perempuan dari Jepang yang bernama Marie Kondo. Saya banyak membaca dan mempelajari teknik beliau baik dari bukunya, Seni berbenah ala Marie Kondo dan Spark Joy, maupun dari Youtube. Ternyata teknik ini juga digunakan oleh Teh Chika untuk melakukan bersih-bersih pada Gadget.

Beberapa hal yang diingatkan oleh Teh Chika terkait penggunaan gadget ini antara lain :
Apakah tujuan yang ingin dicapai dengan penggunaan GADGET?
Saya fikir memang ada benarnya, saya melakukan releksi terhadap tujuan yang saya ingin capai saat menggunakan gadget saya. Apakah benar-benar mempermudah hidup?, mendukung pekerjaan agar lebih cepat selesai?, atau jangan-jangan saya telah lalai bahkan bisa saja menjadi candu dengan gadget.

bahkan, Teh Chika mempertanyakan, misal suatu saat dompet dan gadget kita tertinggal, barang mana yang akan kita pilih agar tidak tertinggal?

Pada materi Konmari Gadget ini, Teh Chika memberi tema Less is more. Memiliki lebih sedikit, akan membuat kita lebih fokus pada hal-hal yang memang penting dan bermakna.

Teh Chika menyampaikan bahwa 2 dari 3 orang menyimpan foto secara online atau di komputer, tablet atau hp. Lalu, hanya 25% yang disimpan dalam album dan jutaan yang tersimpan secara online tak pernah diunduh. Wow!

Lalu, mesih menurut dari yang diberikan Teh Chika, 30% foto diatas adalah foto SELFIE. Data berikutnya 1,9 miliar foto diambil setiap bulannya, 328 juta dibagikan secara online, 10% foto yang diambil "Hilang" dalam 60 detik. Diposting (perlu waktu rata-rata 60 detik), dan tak pernah dilihat lagi. Dan, foto-foto ini biasanya penyumbang pemakaian memori terbesar di gadget kita.

Nah, berkaca dari pemaparan diatas, saya bertanya juga dalam hati, saya mungkin termasuk golongan diatas. Kemudian, apakah sebenarnya yang lebih penting menikmati setiap moment yang berharga, atau mendokumentasikan moment berharga itu sendiri.

Agar lebih optimal dalam menggunakan Gadget, kami para peserta Kulwhap diminta melakukan tantangan dengan cara melakukan teknik Konmari Foto, tantangannya antara lain :

TANTANGAN HARI 1

STEP 1
  • Apakah foto tersebut mempunyai cerita yang bermakna dan mengandung value?
  • Mana foto yang paling berkualitas dan layak disimpan?
  • Apakah foto tersebut berkaitan dengan tema kegiatan atau pekerjaan?
STEP 2

  • Memasukkan dalam folder sesuai tema kegiatan atau pekerjaan 
  • Copy ke komputer atau Drive (online storage)
  • Pilih yang mau dibagikan di medsos, tetap simpan di folder sesuai tema.
  • Hapus yang lainnya.
STEP 3

Buat nama-nama folder yang bisa digunakan untuk mengklasifikasi tempat penyimpanan foto, seperti;
  • Album Camera
  • Album WhatsApp Images
  • Album Screenshot
  • Album Unduhan
STEP 4

 Dokumentasikan Before dan After Konmari Gadget.

So, ayo lakukan..

#IPTangselkot
#Ibuprofesional




Komentar

Postingan Populer

Juma Lau, Tempat Wisata Asri Dekat dari Medan

Let's Read, Menumbuhkan minat baca dengan menyenangkan.

Tentang Olfactory dan Gustatory