Metode Six Thinking Hat dan korelasinya dengan minat bakat

Sepanjang hidup kita akan menemui masalah. Dan sepanjang masalah hadir kita akan berupaya untuk menyelesaikannya.

Akhir Januari 2021, Hexagonia dikenalkan dengan metode Six Thinking Hat. Mungkin bagi beberapa orang metode ini bukan lah metode baru.

Metode yang diperkenalkan oleh Edward de Bono pada tahun 1985 ini banyak digunakan untuk menguraikan dan menyelesaikan permasalahan yang ditemui di lingkungan kerja atau pun organisasi.

Medote Six Thingking Hat ini membagi pola berfikir yang kita gunakan dalam 6 topi yang berbeda, yakni topi putih, merah, hitam, kuning, hijau da n biru.

De bono menyatakan tidak masalah menggunakan topi mana terlebih dahulu namun yang penting sebaiknya semua topi sudah kita gunakan sebelum menentukan solusi dari permasalahan yang dihadapi.

Dalam tugas di Hexagon city, kami diminta menggunakan metode ini untuk mengukur kontribusi dari tantangan yang kami hadapi di co housing dan cluster kami.

Hasil diskuai kami, khususnya tim editor buku Tasmari adalah :


Dalam rangkaian kegiatan di cluster,saya hanya berperan sebagai tim hore-hore saja.

Tulisan saya kali ini ingin menyoroti korelasi antara minat bakat dengan penggunaan metode Six Thinking Hat dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh seseorang. Hal tersebut menarik perhatian saya.

Kata kunci yangdisampaikan oleh de Bono bahwa tidak masalah orang akan menggunakan topi yang mana terkebih dahulu, namun satu hal yang harus diperhatikan, setiap orang sebaiknya menggunakan keenam topi ini sebelum menarik kesimpulan dan menemukan solusi.

Mengapa saya mengaitkan Six Thinking Hat ini dengan minat bakat?.

Saya melihat setiap orang akan menggunakan topi pertama sesuai dengan :

1. Minat bakat

2. Latar belakang pendidikan 

3. Kondisi sehari-hari.

Minat bakat.

Saya menilai adanya pengaruh minat bakat pada pemilihan topi berfikir apa yang digunakan pertama sekali baik yang secara sadar sudah mengetahui ilmunya atau pun tidak.


Komentar

Postingan Populer

Juma Lau, Tempat Wisata Asri Dekat dari Medan

Tentang Olfactory dan Gustatory

Let's Read, Menumbuhkan minat baca dengan menyenangkan.