Melatih karakter sebelum menularkannya.

 


Saat mempersiapkan kesuksesan kita, ada 2 hal yang harus kita persiapkan. Yakni melatih karakter moral dan karakter kinerja yang ada pada diri kita. Saya teringat pada buku 90 Days Mission Mom-possible, salah satu pembahasan dalam buku tersebut menyinggung tentang moral character (karakter moral) dan performance character (karakter kinerja). Saya merasa senang sekali terlibat sebagai salah satu kontributor dan editor dari buku itu. Buku ini adalah karya saya dan teman-teman lainnya pada program Ruang Berkarya Ibu (RBI) - Institut Ibu Profesional.

Pada pembahasan buku tersebut, pembaca bisa mengetahui bahwa moral character atau karakter moral adalah kualitas-kualitas untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan. Jika dikaitkan dengan diri, karakter moral ini akan memberikan warna pada output pada diri seseorang karena berkaitan erat dengan value diri. Value sendiri adalah nilai-nilai yang diperjuangkan dalam kehidupan. 

Saat mendapatkan bimbingan tentang karakter moral dari Pak Dodik Mariyanto, Inisiator Ibu Profesional, saya sangat bersemangat untuk melatih kan karakter moral ini sebagai bekal agar lebih produktif menjalani hari-hari saya.


Sebagai mahasiswa di Institut Ibu Profesional, saat ini kami juga melatih karakter moral, bukan saja sebagai pribadi namun juga sebagai bagian dari co-housing dan cluster dimana kami bergabung. Kami berlatih agar menjadi pribadi yang produktif sehingga bisa berperan pada produktivitas lingkungan dimana kami belajar.



Setelah mendengarkan materi yang disampaikan oleh founding mother Institut Ibu Profesional, Ibu Septi Peni Wulandani. Kami diminta untuk mengidentifikasi karakter moral apa saja yang bisa mendorong kami untuk terus berusaha mewujudkan passion project yang telah kami tentukan sebelumnya, yakni TASMARI (tuntas manajemen diri). Setelah saya berdiskusi dengan teman-teman di Co-Housing 2 Manajemen diri dan waktu 2, kami mengidentifikasi 10 karakter moral yang tergolong kedalam karakter yang akan mendorong tercapainya tujuan kami untuk membuat TASMARI sebagai buku yang bisa digunakan oleh siapa yang saja yang ingin belajar mengatur waktu dan diri dengan lebih baik. Setelah kami mengidentifikasi 10 karakter ini, kami mengelompokkan kedalam karakter BOOSTSelanjutnya kami juga mengindentifikasi karakter yang dapat memperlambat bahkan menghentikan tujuan kami. Setelah itu kami memasukkan dalam karakter DELAY dan RISK.

Kegiatan mengenali karakter moral ini bertujuan agar kami dapat melatih karakter moral kami sebagai pribadi sehingga semakin bermanfaat bagi lingkungan kami. Secara pribadi saya memilih untuk melatih EFISIENSI.  Dalam KKBI, efisiensi memiliki pengertian :

efisiensi/efi·si·en·si/ /éfisiénsi/ n 1 ketepatan cara (usaha, kerja) dalam menjalankan sesuatu (dengan tidak membuang waktu, tenaga, biaya); kedayagunaan; ketepatgunaan; kesangkilan; 2 kemampuan menjalankan tugas dengan baik dan tepat (dengan tidak membuang waktu, tenaga, biaya);


Selama 6 bulan saya akan berusaha konsisten untuk melatih karakter efisien dalam semua aktivitas yang saya lakukan. Misalnya sebagai ibu, saat anak-anak harus berlatih kemandirian dan DISIPLIN, saya mencoba mendorong anak-anak konsisten melatih diri. 

Komentar

Postingan Populer

Juma Lau, Tempat Wisata Asri Dekat dari Medan

Let's Read, Menumbuhkan minat baca dengan menyenangkan.

Tentang Olfactory dan Gustatory